oleh Junghojung Cassiopeiabigeast pada 10 Februari 2011 jam 15:23
Chapter 4
FOLLOW TWITTER: YUNJAEJJANG
http://twitter.com/#!/yunjaejjang
http://twitter.com/#!/yunjaejjang
JGN LUPA MAMPIR KE BLOG KAMI
YUNJAEJJANG.WORDPRESS.COM
emg sih blm ad isinya,tp kunjungin aja ok:)
*yunho pov*
Sial!pertunanganku dimajukan 3 hari lagi,aku tak mengerti dengan maksud umma mempercepat hal yg bisa membuatku gila.kupandangi orang itu yang menuruni tangga dengan angkuhnhya tanpa memandangku.
“tak bisakah kau berjalan cepat?!!”teriakku
“pergilah,aku menyetir sendiri..”sahutnya dingin
Kurang ajar!aku hanya membuang waktu menunggu orang sepertinya.
Kupacu dengan kekuatan tinggi mobilku ke sekolah
Sengaja aku membolos,aku bosan dgn hidupku yang akan hancur perlahan.satu-satunya tempat yang membuatku tenang adalah bukit belakang sekolah ini,jarang ada siswa kemari jadi ini tempat yang cocok untukku menenangkan diri.
Saat kududuk direrumputan kurasakan ada seorang yang menutup kedua mataku
“Ya!apa-apaan kau lepaskan!”bentakku
“tebak siapa aku?”balas orang itu dengan suara khasnya
Kusunggingkan senyuman dibibirku
“chunnie...”
“hyuungg...bogoshipoyo...~~!”ucapnya sambil memelukku erat
“nado,kapan kau kembali?apakah syutingnya sudah selesai?
“kemarin malam hyung!,ne aku akan mengambil cuti,aku ingin menemanimu sampai kau menikah!”serunya..
Moodku hilang mendengar kata menikah yang mengingatkanku pada laki-laki penghancur itu
“wae hyung?kau tak senang?
“aku terpaksa!aku sangat benci!aku membencinya yang muncul dikehidupanku...”jawabku
“kau tak boleh seperti itu hyung,bukankah kudengar jae hyung mencintaimu?”
“hh,ingin memilikiku dengan cara licik,memanfaatkan kematian orangtuanya,aku merasa umma tak memikirkan perasaanku
“umma pasti melakukan hal yang terbaik untukmu,pilihan umma tak pernah salah..”ujar yoochun
“tapi aku mencintai ahra dan aku ingin menikah dengannya”
“kau yakin ahra wanita baik-baik?”tanyanya membuatku menatapnya
“kau meragukannya?”
“ah~aniyeo,tunjukan aku wajah tunanganmu hyung!!”
“kau cari saja sendiri!aku muak dengan orang itu!”ujarku membuang wajahku
*end yunho pov*
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mendengar percakapan itu,ia urungkan niatnya untuk mencari pria bermata musang yang tak lain adalah tunangannya,lagi-lagi ia harus menahan rasa sakit dan tangisnya,kakinya terus melangkah menjauhi tempat itu
BRUUUKKK
Tanpa sengaja ia menabrak orang membuat mereka sama-sama terjatuh
“awwww!!ya!dasar kau laki-laki menjijikan!apa kau buta?!”teriak wanita yang ia tabrak...
“kaulah yang menjijikan!jaga bicaramu ahra!”ujar jaejoong dingin beranjak pergi
GREEP
Ahra berlari menjambak rambut jaejoong membuatnya meringis
“lepaskan!!”bntak jaejoong menampis tangan ahra dan mencengkramnya keras
PLAKKK
“bersikaplah yang sopan terhadap seniormu go ahra!”kata jaejoong yang kehabisan kesabarannya
“berani sekali kau menamparku ajlang!!”bentak go ahra
PLAAKK
Go ahra menampar keras jaejoong,jaejoong menatap ahra tajam dengan tatapan dinginnya
PLAKKK
“kaulah yang jalang!!”kata jaejoong balik menampar ahra membuat pipi wanita itu memerah
BRUUKK!!
Sebuah tinjuan keras tepat mengenai pelipis jaejoong berhasil membuatnya tersungkur dan merasa pening
“apa yang kau lakukan berengsek!!”menyaksikan orang yang dia cintai disakiti
“oppa!dia menamparku!!”tangis ahra mengadu
“berengsek kau kim jaejoong!teriak yunho mencengkram kerah baju jaejoong bersiap untuk melayangkan tinjunya yang tidak bisa dibilang lemah
“lakukanlah sepuasmu jung yunho!ayo pukul aku sampai kau dan wanitamu itu puas,ayo!ujar jaejoong dingin
BUUKK...
Tinjuan itu membuat hidung jaejoong mengeluarkan darah
“hyung....!hentikan!!dia tunanganmu!!”lerai yoochun saat yunho menghampiri ahra dan mengelus lembut pipi ahra yang memerah
“sakit oppa hiks,rasanya panas”isak ahra
“tenanglah aku akan mengobatinya..”
CUP
Yunho mencium pipi ahra didepan mata jaejoong dan yoochun. Jae joong yang sudah terbiasa melihatnya pun tersenyum hambar, sedangkan yoochun terkejut menyaksikannya.
“hyung! Kamu mau kemana?” tanya yoochun melihat jae joong pergi.
Jaejoong tak menjawab dan terus berjalan sambil menghapus darah dihidungnya dengan telapak tangannya
“hyung! Jae hyung! Kita harus mengobati lukamu...” ujar yoochun
“kau siapa? Jangan pura-pura mengenaliku!!” balas jae joong
“aku jung yoochun adik jung yunho...”
Jae joong terdiam
“ah mianhe aku sedikit membentakmu...”ujar yoochun
“gwenchana,, ayo hyung kita obati lukamu...”ajak yoochun
“tak perlu, kau temui saja hyungmu, aku akan pulang...”
Yoochunpun tak membalas dan melihat jae joong menjauh
*JAE JOONG POV*
Hari ini adalah hari pertunanganku dan yunho, aku senang ia kan jadi pasanganku, tapi disisi lain aku takut yunho semakin membenciku. Semua uang kulakukan untuknya tak pernah dianggap, bahkan terkadang ia tak pulang.
“joongie kenapa kau melamun?” tanya ajhuma jung
“ajhuma, emmm maksudku umma, aku hanya sedikit tak enak badan...”
“omo joongie kenapa pelipismu memar seperti ini?” tanya umma yang melihat luka bekas pukulan yunho yang sudah susah kututupi dengan rambutku.
“aku terjatuh umma....”jawabku berbohong sambil tersenyun kearahnya
“kita kerumah sakit sekarang, ayo cepat!” panik umma
“umma, tak perlu aku baik-baik saja...”yakinku
Umma menatapku ragu
“emm baiklah, ayo kita keluar semua sudah menunggu” ajak umma
Aku pun menggangguk dan mengikuti umma turun kebawah
Kulihat yunho duduk dengan setelan jas hitam yang membuatnya semakin tampan
“joongie, ayo duduk...”ajak appa jung
Aku mengangguk dan duduk disamping yunho
“maaf, kami tidak membuatkan pesta hanya makan malam keluarga untuk pertunangan kalian, yoochun juga berhalangan hadir, karena sedang syuting hari terakhir....”
“gwenchana....” balasku
Kulirik yunho sekilas, tatapannya sungguh menunjukkan rasa benci membuatku merasa sakit
“baiklah tak perlu menunggu lama, yunnie cepat kenakan cincin itu dijari joongie...”kata umma jung
Yunho ppun mengambil cincin itu tanpa ekspresi dan memansangkan dijari manisku dengan kasar.
“joongie, sekarang giliranmu...”
“ah, ne umma....”
Kuambil cincin itu, sedetik kemudian keraguan menyelimutiku pikiranku jangan memasangkannya, tapi hatiku bertolakbelakang. Getaran untuk memilikinya sangat menggebu.
“joongie kenapa tidak kau pasang?”
Suara umma membuyarkan dari perang antara pikiran dan hatiku. Perlahan kumasukkan cincin itu dijar manisnya. Ya, hatiku memenangkannya. Aku tak berani memandang wajahnya yang kuyakini menyiratkan kebencian yang bertambah berkali-kali lipat.
Malam pun semakin larut, umma an appa baru saja pulang meninggalkanku dengan yunho hanya berdua.
“appa,umma aku sudah bertunangan...” gumamku sambil membersihkan meja makan
PRAANNNKKKK
Kurasakan ada seseorang yang menarikku dan membuat piring yang kubawa pecah terjatuh.
“sekarang kau puas kim jae joong?” tanya yunho menatapku tajam , ketakutan menyergapiku melihat tatapannya yang menusuk hatiku
“jawab! Kenapa diam saja bodoh! Kau puas menghancurkan hidupku??” tanyanya mengulang
“bu-bukan seperti itu, aku menerima pertunangan ini karena aku mncintaimu yunho..”balasku
“omong kosong kau hanya memanfaatkan kematian orang tuamu! Kau licik!!!”
“jangan kau bawa mana orang tuaku! Aku tulus mencintaimu! Tak ada sedikitpun niat untukku menghancurkan hidupmu yunho....”
“aku tak peduli dengan rasa cintamu yamg palsu itu! Aku tak tahu apa alasanmu melakukan ini! Sejak pertama kumelihatmu aku sudah membencimu KIM JAE JOONG! Karena kau! Karena kau aku dikatakan gay! Karenamu teman-temanku menjauh! Karena kau ahra membenciku dan menjauhiku! SEMUA KARENAMU!! KAU PEMBAWA SIAL KIM JAE JOONG! KAU MANUIA IBLIS YANG TAK PPANTAS HIDUP!!!”
DEG
“Kenapa hanya arha, ahra, ahra dan ahra saja yang kau pikirkan? Apa kau bodoh tak tahu jika AHRA BUKAN WANITA YANG BAIK DAN TEPAT UNTUKKMU! DIA JALANG!DIA IBLIS! SIALAH YANG IBLIS!”teriakku yang entah mendapat kekuatan dari mana.
PLAAAAKKKKK
Yunho menaparku membuatku terhempas jatuh kelantai, pecahan piring tadi berhasil membuat pelipisku mengeluarkan darah segar.
“jaga mulutmu!kaulah yang jalang!! Dengarkan aku kim jae joong, kaulah yang meminta jalan ini, akan kubuat hidupmu bagaikan disurga, dan kubuat kau mati perlahan jika kau tak mau menyelesaika permainan ini...”
“it’s show time kim jae joong! Let’s enjoy it!!” ucapnya berbisik ditelingaku yang jujur membuatku bertanya
GREEEEEPPPPP
“ahk~~” dia menjambak rambutku dan menyeretku menuju kamar dengan kasar, dihempaskannya tuuhku diranjang king size miliku dan dia merobek bajuku
“ap...apa... yang ka...u lak...kuka...??” ucapku takut terisak
“bukankah ini yang kau inginkan jalang ??” ucapnya melepas bajunya
“andwee, kumohon jangan.....”teriakku menangis
“heh, diam kau jalang! Ucapnya membekap mulutku lalu menindihku...
(nguuuiing, nguing, nguing,,,,,, *polisi lewat* mianhe author ga bisa bikin NC *bungkukkin badan* dan ingat ratingnya hehehehe,NCnya bayangin sendiri yang sekejam-kejamnya hahhahaha *evil*)
TBC! Inget CL heheheh yg tulus!!!!!
Yg ditag Cuma yg CL ajw okehhhh???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar