yunjaejjang

Kamis, 10 Februari 2011

FF/YUNJAE/FOR YOU/CHAP 3 (END


oleh Junghojung Cassiopeiabigeast pada 11 Januari 2011 jam 16:08
CHAP 3


FOLLOW TWITTER:  YUNJAEJJANG
http://twitter.com/#!/yunjaejjang

Jae pov

“ambil hatiku untuknya..”jawabku mantap
dokter itu menatapku tajam dan menggeleng
”tidak...,aku tidak bisa sembarangan,aku harus mencocokan hatiku dan taruhannya adalah nyawamu tuan kim...”
”....lakukanlah....”
”tapi tuan...”
”hanya ini,hanya ini yang bisa kulakukan untuknya,hiks....hiks........kumohon....”
”ba...baik..”

End jae pov

Pada hari itu juga jaejoong menjalani pengecekan dan beruntungnya hatinya cocok dengan yunho
”bagaimana?”tanya jaejoong
”hati anda cocok dengan tuan yunho”
“syukurlah…..,lakukan operasi itu dengan cepat..”balas jaejoong menitikkan air mata
”anda yakin dengan keputusan anda?”tanya dokter itu
“ne,tapi aku ingin menemuinya untuk terakhir kali..”
”belum tentu anda meninggal tuan kim..”ucap dokter itu
Jaejoong hanya tersenyum dan beranjak menuju ke ruang rawat yunho

@ruang perawatan yunhu..

“ahjumma……,”panggil jaejoong lembut
“joongie….,dari mana saja?”tanya mrs.jung
Jaejoong tersenyum lembut
”bagaimana dengan yunnie?”Tanya jaejoong menatap sayu tubuh orang yang dicintainya
“yunnie masih belum sadar..”jawab mrs.jung sedih
“ahjumma…pulang..dan..istirahatlah ,biar aku yang menjaganya..”tawar jaejoong
“ne,tolong jaga yunnie,umma akan menjemput appa yunho di jepang,jaga yunnie baik-baik ya sampai umma kembali..”pinta mrs.jung
“ne ahjumma aku akan menjaga yunnie dengan baik…”balas jae sambil tersenyum

Jae pov

Ahjuma pun pergi,kuhampiri sosoknya,sosok seorang jung yunho yang selalu melindungiku,orang yang sangat berarti untukku,orang yang sangat kucintai.
Wajahnya yang terlihat berseri dulu kini terlihat pucat,bibirnya yang tipis sedikit memutih,matanya terpejam rapat dan selang infuse melilit ditangannya dengan jarum menembus kulitnya
Air mataku terjatuh melihatnya yang rapuh seperti ini,
”yunnie~ah...maafkan aku,maafkan aku karna aku yang membuatmu begini,harusnya aku yang berada disini,bukan kau yunnie~ah...”
”.........”
”maafkan aku yang mencintaimu,aku memang bodoh!seharusnya kupendam perasaan ini selamanya,aku...aku...hiks...hikss.....,jeongmal mianhae yunnie~ah...”
”aku tak bisa melihatmu membenciku...”
”maaf.....”

”engghhh.......”erangnya sadar
”yunnie...”panggilku lirih
”kau......!!!apa yang kau lakukan disini??”tanyanya menatapku tajam
”yunnie...,kau haus?kuambilkan minum ya...”tawarku lembut
”pergi dari hadapanku!pergi!!aku tak mau melihatmu lagi!!pergi!!!usirnya
Deg.......
Aku hanya menatapnya sayu dengan linangan air mata
”apa salah aku mencintaimu/”
Dia terdiam
”apa salah yunnie?”tanyaku lagi
”jangan panggil aku seperti itu!!”bentaknya
Aku terdiam menatapnya dalam
”aku tidak meminta kau untuk membalas cintaku,aku hanya ingin mengutarakan perasaanku terhadapmu!”ungkapku
”Berhenti!!jangan kau ulangi lagi,pergi!!hikss...hiks....hiks....”
Ia menangis,aku membuatnya menangis,untuk pertama kalinya aku melihatnyaa menangis dan ini karenaku
”arraseo,annyeong yunnie,saranghae..”ucapku sambil berurai air mata
“mianhae..”ucapku terakhir lalu meninggalkannya
Aku berlari emnuju taman rumah sakit dan menanis sejadi-jadinya,sakit…raanay sangat sakit…….,nafasku sesak...kupukul dadaku untuk menghilangkan rasa sakitku ini..
”yun...yunnie...hiks....saranghae...,nol saranghae......”

End ja epov

Yunho pov

”araseo...,annyeong yunnie..saranghae...”
”mianhae...”
Ucapnya kemudian berlari pergi,dan kulihat pipinya basah ,apa yang aku lakukan?aku membuatnya menangis lagi,,harusnya kau menyadari bahwa aku merindukannya,merindukan seorang kim jaejoong yang selalu tersenyum untukku dan menghiburku,tapi sekarang apa yang kulakukan?aku mengusirnya dan membuat senyumannya menghilang dari wajah cantiknya
Kulangkahkan kaiku keluar,berharap dirinya berada diluar dan berlari memelukku
Kulihat kekanan dan kekiri tapi tak kulihat dirinya,hanya lalu-lalang para suster yang menyapu pandanganku.
”joongie~ah....bogoshippo....”

end yunho pov
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

“anda sudah siap tuan kim?”tanya dokter kang
“ne “jawab jaejoong tertunduk
“baik,kami akna menyiapkan operasinya sekarang..”ucapnya pergi
”tunggu..”tahan jaejoong
”waeyo tuan kim?”
Jika terjadi sesuatu padaku,tolong berikan ini....”pesan jae menyerahkan amplop berwarna putih bersih

Dokter kang menatap iba dan mengambil surat itu dgn berat


“tuan jung,mari operasi harus segera dilakukan,kami sudah mendapatkan persetujuan dari orang tua anda”kata suster
”mwo?siapa pendonorku?”tanya yunho
”kami tidak bisa mengatakannya..”balas suster itu
Yunho terdiam dan menuruti semua yang dikatakan oleh suster itu

Lampu ruang operasi menyala,yunho pun sudah tak sadarkan diri karena efek obat bius
Sedangkan orang disampingnya yang tak lain adalah kim jaejoong menatapnya penuh kasih,tak ada sedikitpun perasaan menyesal dlm benaknya untuk melakukan semua ini
”tuan kami akan memulai operasinya..”ucap suster
”ne...”balas jaejoong
Terlihat kilatan putih yan mengambil kesadaran jaejoong perlahan.....
”yunnie.....sarangahe.......”gumamnya menitikkan airmata dan semuanya gelap
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~`

”tuan jung selamat operasinya berhasil...,bagaimana keadaan anda?”tanya salah satu suster..
”baik..,khamsahamnida”balas yunho
”ini ada usrat untuk anda”
”dari siapa?”tanya yunho
Suster itu menggeleng tersenyum dan meninggalkan yunho

*yunho pov*

Saat mengambil surat itu seketika perasaan takut menyelimutiku,kubuka perlahan amplop putih itu

To:yunnie

Mungkin saat kau membaca surat ini aku sudah tidak ada disampingmu
Maafkan aku yang membuatmu menderita
Maafkan kebodohanku yang mencintaimu
Yunnie......,aku tak mau melihatmu menangis lagi karenaku
Tersenyumlah untukku.....
Aku akan selalu ada didekatmu
Karena sekarang hati ini menyatu denganmu
Jagalah hati ini seperti kau menjagaku dulu
Yunnie......
Ijinkan aku mencintaimu dari sini
Hanya itu,kau tak perlu membalasnya
Perasaanku tak akan pernah berubah,walaupun kau membenciku
Saranghae nae yunnie..........annyeong..

~joongie~


Air mataku terjatuh saat membaca surat ini,baru kusadari ternyata aku juga mencintainya,kutampis pikiranku yang bukan-bukan mengenai dirinya,dengan tergopoh-gopoh aku berjalan menuju ruangan dokter kang
BRUAKKKK.....
Kubuka pintunya kasar dan dia terlihat terkejut
”tuan jung ada yang bisa saya bantu?tanyanya
”siapa pendonor hatiku?’
Dia terdiam dan menunduk
”jawab!!apa kim jaejoong?
Kulihat ia terkejut…
”ne..”balasnya lemah
”diamana dia sekarang?cepat katakan!!!”
”ruang ICU...”

DEG.......
”mwo?ICU?”
”temuilah,hanya kau yang ia tunggu,Tuan kim mengalami pendarahan hebat,kami mohon maaf”
DEG..........
Jantungku berdetak lebih cepat,aku ingin apa yang kudengar ini hanya ilusi
Kubuka pintu ruang ICU perlahan berharap bukan dia orang yang kutemui
DEG............
Pertahananku terjatuh saat ini juga,bohong.....ini semua bohong.......!itu bukanlah joongieku!joongieku tidak sepucat itu.
Kuhampiri dirinya,,selang2 medis menempel ditubuhnya,masker oksigen pun menghiasi wajah cantiknya
”babo..!kenapa kau melakukan ini?”ucapku
”...........”
”joongie abngunlah...bogoshipo”
Aku berharap mendengar jawabannya
”..........”
Kuusap wajahnya,terasa dingin...kurasakan air mataku mengenai tubuhnya..
”haa.....ha....yunnie”ucapnya terbata
”joongie~ah....”
”ma....afkan ak..ku......ma......af...”ucapnya tersengal
”uljima......,jangan menangis lagi...”
Dia menggeleng lemah
”joongie....mianhae...,saranghae”ungkapku
Dia tersenyum ditengah wajah pucatnya
”go....ma....wo....,na...do...sa...rang...hae...........nae..yun..nie”ucapnya terakhir dan kepalanya terkulai lemas kesamping dgn tertutupnya kedua mata indahnya
kardiogram

”joongie...”
”...........”
”joongie...bangun kumohon bangun joongie”kataku menggoncangkan tubuhnya
”joongie............jangan bercanda”
”..........”
”JOONGIE!!!!!!!1”

&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&

*still yunho pov*

Tak ada lagi yang dapat kulakukan,aku sudah benar-benar terlambat,dengan melarang orang-orang membawa jasadnya ke pemakaman?andwee......!dengan begitu ia pun tidak akan pernah kembali ke sisiku,aku terdiam dalam tangis mentapnya dalam balutan jas putih dan terlihat damai menutup kedua matanya yang indah dalam peti itu
”joongie...”gumamku saat tak dapat lagi kulihat wajahnya
Kupeluk gundukan tanah pemakamannya,membayangkan memeluk dirinya
”joongie,kau jahat....,kau meninggalkanku”
Hening...
Tak ada balasan
Kuarahkan pandanganku menuju batu nisannya,terukir jelas namannya,nama orang yang sangat kucintai,Kim JaeJoong.
Kubelai  frame foto yang sengaja ditaruh appanya,
“joongie…..berjanjilah..tunggu aku disana sampai tiba waktuku”
Kusunggingkan senyuman terbaikku,walau tak dapat kupungkiri
Air mata ini tak bisa berhenti mengalir
”saranghae..jeongmal saranghae....nae joongie..”

END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar